Bupati Akmal! Jangan Sampai Realisasi Penggunaannya Tidak Sesuai dengan Aturan ,
Ditulis oleh admin, pada Senin, 01 April 2019

Blangpidie- Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya ( Abdya ), Akmal Ibrahim, SH  mengingatkan kembali kepada 152 Kepala Desa (Geucik) se-Kabupaten Abdya  dalam penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) harus sesuai dengan aturan.

"Jangan sampai realisasi penggunaannya tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan," ujarnya saat memberikan pemaparan pada rapat koordinasi dengan para Kepala Desa(Geucik) dan  pendamping desa se-Kabupaten Abdya di Aula Masjid Komplek Perkantoran Abdya, Senin (1/4/2019).

Penggunaan ADD dan DD, sambung Bupati, diprioritaskan sesuai dengan kebutuhan masyarakat disitu.

"Terutama, untuk mengatasi persoalan kemiskinan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan yang lainnya sebagaimana perencanaan yang telah ditentukan sesuai aturan," kata Akmal Ibrahim.

 

Pada kesempatan itu,Bupati Akmal juga menjawab berbagai isu soal perangkat desa dalam menggunakan anggaran desa untuk penggelaran rapai geleng dalam rangka memperingati HUT Abdya yang baru-baru ini menjadi trending topik baik dimedia sosial maupun dikalangan masyarakat.

Menurutnya penggunaan Anggaran ini sudah diatur dalam peraturan bupati (perbub) pembelian alat-alat kesenian sebesar 25 juta, sehingga saya tetapkan flaponnya dengan maksimum. jadi kalau ada diputuskan dalam hasil musyawarah didesa 5 sampai 10 juta itu dibolehkan, yang penting tidak melebihi dari angka  25 juta."teranganya Akmal.

"Rapai geleng sebenarnya bagus dilaksanakan, apalagi dalam perbub juga tertuang dengan  alat-alat pembelian kesenian.Sebab dikatakan Bupati Akmal yang mengikat itu adalah  perbub, bahaslah perbup bukan bahas banyak pendapat."tegasnya.

Dan kepala desa diharapakan hudep lam donya bek bagah terpengaruh ngoen isu radio meuigo ( Kepala desa diharapkan  hidup didunia ini jangan terbiasa hidup dalam informasi yang tidak jelas )apabila saudara -saudara kurang memahami dengan hukum koordinasi dengan orang yang memahami dibidang hukum.Dan nanti kalian yang sayang,sebab uang desa godaannya sangat besar.Seraya mengatakan saya ingin yang dibahas di abdya itu memberikan pencerdasan bagi masyarakat bukan menciptakan kebodohan bagi masyarakat,"Pungkasnya.

Sementara itu,Kapolres Abdya, AKBP Moch Basori, SIK  yang turut serta memberikan arahan, agar Kades tidak segan untuk berkonsultasi dengan pihak terkait apabila tidak mengerti dalam pengelolaan penerapan ADD dan DD.

"Tidak akan jadi persoalan hukum, selama penerapan realisasi ADD dan DD sesuai dengan perencanaan serta aturan perundang undangan," katanya.

 

Sebab,Sambung Kapolres Jika ada oknum kepala desa atau aparat desa yang menyelewengkan Dana Desa, kata dia, dipastikan akan ketahuan dan langsung ditangkap," Katanya lagi.


Category: Pemerintahan

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32